At the edge of island

Libur bulan kemarin ada dua hari lumayan buat jalan-jalan sampai batas teritori batam

ujung pulo

Terus dilanjutin ke Kampung Vietnam, di sini nih ceritanya pas jamannya perang Vietnam dulu banyak pengungsi yang berdatangan dari sono naik kapal.

quan am tu

Mana pake embel-embel “Memory of Tragedic Past” lagi bikin merinding juga sih, di sini udah nggak ada lagi Vietnamese yang tertinggal. Tapi ini adalah pelajaran universal buat kemanusiaan bahwa akibat dari perang itu akan meninggalkan duka dan kehilangan yang mendalam. Apalagi kalo perangnya kita sendiri tidak mengerti kenapa.

Foto-foto dulu di depan Dewi Kwan Im di Quan Am Tu Quil hehe susah banget ngejanya.

Walau jadi narsis sedikit tapi ya kan jarang-jarang ya nggak..

Iklan

4 Komentar

  1. Andra said,

    September 22, 2008 pada 3:40 pm

    Om enot sekarang gendung banget……wajahnya cak bola, jadikan balek lebaran

  2. Andra said,

    September 22, 2008 pada 3:43 pm

  3. Andra said,

    September 22, 2008 pada 3:45 pm

    Awas.. Kalo dak balek anak wong gilooo…

  4. yulhaidir said,

    September 22, 2008 pada 11:04 pm

    siapo yang gendut ??? masa’ Yai dewek diomongi gilo??? kasih tau gek samo Yai


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: