Ashita Yarou Wa Baka Yarou

Kalimat ini diucapkan oleh salah satu tokoh (kakeknya si pemeran utama wanita – Yoshida Rei) dalam J-dorama “Puropoozu Daisakusen” yang saya tonton minggu kemarin. Kalimat ini terasa berkesan karena minggu kemarin saya mendapatkan pengalaman yang berharga soal menunda-nunda pekerjaan, yang ujungnya saya sendiri yang repot dan mendapat tekanan dari banyak pihak. Akhirnya kalimat ini menginspirasi saya untuk jangan lagi deh kayak gini.
Kalimat ini sendiri artinya lebih kurang seperti ini “orang yang menganggap masih ada besok adalah orang yang bego”. Di sinilah letak bahwa waktu itu sangat terbatas dan berharga, time is money kata orang bule. Dalam Islam sendiripun soal waktu ada suratnya sendiri Al-Ashr.

Arti dari Surat Al-Ashr yang terdiri dari tiga ayat itu sendiri lebih kurang seperti di bawah (dikutip dari http://e-quran.sourceforge.net/ )
Nomor Surat: 103

QS. al-Ashr (103) : 1
Demi masa.

QS. al-Ashr (103) : 2
Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian,

QS. al-Ashr (103) : 3
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat-menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat-menasehati supaya menetapi kesabaran.

Dasar memang… ada masalah baru sadar.