Diposkan pada Opini, Renungan

Antara kenaikan UMK 2012 Batam dan kelangkaan BBM

Akhirnya Gubernur Kepri melakukan revisi mengenai kenaikan UMK Batam dari Rp. 1310 ribu menjadi Rp. 1402 ribu setelah mengalami demo pekerja yang akhirnya berakhir ricuh. Ini adalah angka tengah terutama buat pekerja yang semula menuntut dikisaran Rp.1700 ribu yang memang dianggap layak buat memenuhi kebutuhan hidup sehari’-hari di Batam.
Tapi setinggi apapun juga masih akan belum layak, karena kebutuhan hidup di Batam memang tinggi. Dan ini juga diperparah dengan dukungan pemerintah kota yang cuma memikirkan peningkatan PAD dengan menarik pajak kepada rakyat. Pajak yang sdebelumnya dihilangkan sebagai fasilitas special economic zone muncul dengan nama lain dengan besaran yang sama namun keluar dengan nama yang berbeda.

Jadi siapa yang salah ? Pekerja,pengusaha,pemerintah ? Lantas apa hubungannya dengan kelangkaan BBM ? Ya jelas akan memperparah kondisi tersebut

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s